Kajian Cakrawala "Filsafat Ilmu"
"FILSAFAT ILMU"
oleh : Muhammad Nizar Alif Firnanda
secara bahasa : Kata "filsafat" berasal dari bahasa Yunani "philosophia," yang berarti "cinta terhadap kebijaksanaan" atau "cinta akan pengetahuan.
Secara istilah : filsafat adalah pengetahuan/metode berfikir yang digunakan untuk mencoba mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang asli.
Sejarah Lahirnya Filsafat
Dulu pada tahun ke 6 atau 5 sebelum masehi terdapat sebuah wilayah di pesisir barat negara turki Bernama ionia. Ionia ini menjadi pusat perdagangan lintas benua. Ibaratnya kalo di Indonesia tuh ada selat Malaka yang jadi lalu lintas perdagangan. Karena disana mnjadi pusat lalu lintas perdagangan maka banyak berdatangan saudagar atau pedagang yang singgah dari berbagai penjuru dunia. Nah karena interaksi antar orang orang di segala penjuru dunia inilah yang menyebabkan terjadinya dialektika atau pertukaran pikiran. Disini lah awal muncul berbagai pertanyaan bagaimana manusia ini ada
MYTHOS vs LOGOS
mythos Adalah ketika kita asal mempercayai sesuatu secara mentah mentah, tanpa berfikir rasional tentang sesuatu. kita hanya bisa mengambil kesimpulan dari suatu fenomena tanpa didasari landasan ilmu yang kuat
Sedangkan logos berarti kita memikirkan berdasarkan rasionalitas, logos ini menuntut kita terhadap 2 hal. Yang pertama memahami seseuatu secara menyeluruh dan yang kedua mengevaluasi sesuatu atau pemikiran secara kritis
Ontologi
Ontologi adalah bidang filsafat yang paling sukar, ilmu membatasi diri pada kajian yang bersifat empiris, maka ilmu membuat beberapa asumsi (andaian) mengenai objek itu. Bisa diartikan juga ontologi merupakan ilmu hakekat yang menyelidiki alam nyata ini dan bagaimana keadaaan yang sebenarnya
Epistemologi
Secara bahasa, epistemologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu episteme yang berarti "pengetahuan" dan logos yang berarti "ilmu" atau "teori". Jadi, secara etimologis, epistemologi dapat diartikan sebagai "teori pengetahuan" atau "ilmu pengetahuan
Aksiologi
Aksiologi dalam filsafat ilmu adalah cabang filsafat yang mempelajari hakikat nilai, tujuan, dan kegunaan ilmu pengetahuan serta bagaimana ilmu tersebut dapat diterapkan secara etis dan bermanfaat bagi manusia. Aksiologi menjawab pertanyaan tentang mengapa ilmu itu penting dan untuk apa ilmu itu digunakan, bukan sekadar apa yang diteliti (ontologi) dan bagaimana cara mengetahuinya
Comments
Post a Comment