Posts

Showing posts from April, 2020

Surat Untuk Mahasiswa: Jadilah Berguna!

Sebagai seorang pelajar kita pasti tahu, bahwa tugas utama seorang pelajar adalah belajar. Namun sebagai mahasiswa, apakah tugas tersebut bisa diartikan hanya sekedar belajar dengan sudut pandang umum orang memaknainya. B elajar itu membaca buku, mengerjakan tugas, menulis skripsi , lalu lulus begitu saja. Atau ada juga mahasiswa yang mengartikan bahwa belajar bukan selalu urusan pena, buku, dan bangku. M ereka menikmati aktivitas yang ada di dunia kampus, menikmati politik kampus, melakukan demonstrasi, dan lain sebagainya yang membuat kecanduan dan membuat mereka merasa sudah melakukan banyak hal besar. Lantas apa sebenarnya tugas sebagai seorang mahasiswa? Padahal, hal yang disebutkan diatas hanyalah bagian kecil dari persiapan yang akan dihadapi kelak di dunia nyata ( M asyarakat). Meskipun ada juga mahasiswa yang seringkali apatis terhadap dunia di sekitarnya, sehingga timbul pikiran egosentris dalam kehidupannya. Hal ini memang bukanlah suatu kesalahan, kare...

Surat untuk Kader: Pandemi Tidak Mematikan Perkaderan

“ Setinggi apapun jabatan yang kamu emban nanti, kamu tetaplah Kader ” Pandemi yang tengah terjadi setidaknya telah ‘melumpuhkan’ Indonesia sejak   Presiden mengeluarkan putusan terkait penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), diikuti Pimpinan Pusat baik Muhammadiyah maupun IMM sendiri. Namun bukan berarti kita jadi ikut me- lockdown proses perkaderan yang telah menjadi tanggungjawab ikatan. Mungkin kaca mata dan sudut pandang yang dipakai setiap Kader akan berbeda, bervariasi. Bagi pimpinan yang tengah mengemban amanah, pandemi berdampak kacau untuk segala rencana kerja yang telah disusun. Sewajarnya mereka akan memutar otak, mencari jalan keluar supaya rumah yang mereka tinggali tetap hidup sebagaimana mestinya. Bagi Kader yang dinaungi, pandemi bisa jadi mempengaruhi minatnya dalam berkecimpung di ikatan atau merasa rindu akan kajian keilmuan, diskusi sambil ngopi sampai larut dan sebagainya. Sewajarnya pula mereka mulai bertanya apa yang IMM lakukan? At...

Perlu Kebijaksanaan: Berbagi Peran Hadapi Covid-19

C orona Virus Disase 2019 atau yang biasa kita sebut dengan covid 19 adalah sebuah virus yang saat ini telah menjadi pandemi di dunia. Banyak pandangan mengenai virus ini, bahkan ada juga yang mengatakan bahwa virus ini adalah buatan yang dibuat oleh suatu pihak. Walaupun begitu, kita tak seharusnya mudah percaya dengan hal demikian dengan cara mencari tahu dari berbagai sumber yang ada sehingga tidak timbul keresahan dalam masyarakat.             Adanya covid-19 ini mengakibatkan dampak yang amat besar bagi kehidupan manusia dari berbagai segi, mulai dari ekonomi, sosial, hingga politik. Lalu kurangnya masyarakat dalam mencari ke- valid an sebuah berita akan menimbulkan berbagai berita hoax. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para pembuat onar yang ingin mencari untung. Dilansir dari CNNIndoesia kamis, 26/03/2020 terdapat sebuah vidio yang beredar dan berlokasi di Pamekasan bahwa ada seorang bayi berbicara bahwa deng...

Kenapa "Purifikasi"...?

Image
Terselip doa dalam setiap nama, begitulah kiranya manusia memupuk harapan dari setiap apa-apa yang baru dalam hidup mereka. Begitu juga dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Islam Negeri Malang, timbul juga harapan-harapan baik dengan terbentuknya komisariat baru, yaitu “Purifikasi”. Nama purifikasi diambil menjadi nama komisariat baru bukan tanpa sebab, terdapat perbincangan yang panjang hingga disahkannya nama tersebut dalam Musyawarah Komisariat Pelopor ke 12 di Perguruan Muhammadiyah Tlogomas. Purifikasi sebagai salah satu ciri yang cukup menonjol dalam gerakan Muhammadiyah, ingin mengembalikan pada semangat dan ajaran islam yang murni dan membebaskan umat islam dari tahayyul, bid’ah, khurafat. Muhammadiyah pada awal mulannya dihadapkan dengan konteks kehidupan keagamaan bercorak sinkretik dan tradisional, yang mengarah pada perilaku syirik dan menyimpang dari ajaran islam. Muhammadiyah berusaha mendongkel budaya islam yang sedemikian rupa, dengan menawarkan sik...